In lirik

FRAU - Mesin Penenun Hujan :3

Merakit mesin penenun hujan
Hingga terjalin, terbentuk awan
Semua tentang kebalikan
Terlukis, tertulis, tergaris di wajahmu

Keputusan yang tak terputuskan
Ketika engkau telah tunjukan
Semua tentang kebalikan
Kebalikan di antara kita

Kau sakiti aku, kau gerami aku
Kau sakiti, gerami, kau benci aku
Tetapi esok nanti kau akan tersadar
Kau temukan seorang lain yang lebih baik
Dan aku kan hilang, kukan jadi hujan
Tapi takkan lama, kukan jadi awan

Merakit mesin penenun hujan
Ketika engkau telah tunjukan
Semua tentang kebalikan
Kebalikan di antara kita

Read More

Share Tweet Pin It +1

0 Comments

In Story

Surat Dari Tuhan

          Saat kau bangun di pagi hari, Aku memandangmu dan berharap engkau akan berbicara kepada-Ku, meskipun hanya sepatah kata meminta pendapat-Ku atau bersyukur kepada-Ku atas sesuatu hal yang indah yang terjadi dalam hidupmu hari ini dan kemarin.
           Namun, Aku melihatmu begitu sibuk mempersiapkan diri untuk pergi ke sekolah. Aku kembali menanti dirimu saat engkau sedang bersiap, Aku tahu akan ada sedikit waktu bagimu untuk berhenti dan menyapa-Ku, tetapi engkau terlalu sibuk.
          Di suatu tempat, engkau duduk di sebuah kursi selama 15 menit tanpa melakukan apapun. Kemudian Aku melihat engkau menggerakan kakimu. Tetapi engkau berlari membuka HP dan menelepon seseorang untuk mendengarkan berita terbaru. Aku melihatmu ketika engkau pergi belajar dan Aku menanti dengan sabar sepanjang hari. Dengan semua kegiatanmu Aku berpikir engkau terlalu sibuk mengucapkan sesuatu kepada-Ku.
        Sebelum makan siang Aku melihatmu memandang ke sekeliling, mungkin engkau merasa malu untuk berbicara kepada-Ku. Itulah sebabnya mengapa engkau tidak menundukan kepalamu. Engkau memandang tiga atau empat meja sekitarmu dan melihat beberapa temanmu berbicara dan menyebut nama-Ku dengan lembut sebelum mereka menyantap rejeki yang Aku berikan. Tetapi engkau tidak melakukannya. Bagi-Ku tidak apa-apa, masih ada waktu yang tersisa dan Aku berharap engkau akan berbicara kepada-Ku, meskipun saat engkau pulang ke rumah kelihatannya masih banyak hal yang harus engkau kerjakan. Lalu setelah tugasmu selesai, engkaupun menyalakan TV dan engkau habiskan banyak waktu untuk menontonnya. Kembali Aku menanti dengan sabar saat engkau menonton TV dan menikmati makananmu, tetapi engkau lupa tidak berbicara kepada-Ku.
        Saat engkau tidur, Aku berpikir kau merasa terlalu lelah. Setelah mengucapkan selamat malam kepada keluargamu, engkau melompat ke tempat tidur dan tertidur tanpa sepatah katapun nama-Ku engkau sebut. Tidak apa-apa, mungkin engkau tidak menyadari bahwa Aku selalu hadir untukmu. Aku telah bersabar lebih lama dari yang penuh engkau sadari. Aku bahkan ingin mengajari bagaimana bersabar terhadap orang lain. Aku sangat menyayangimu. Setiap hari aku menantikan sepatah kata, doa, pikiran atau ucapan syukur dari hatimu. Baiklah, engkau bangun kembali dan kembali Aku menanti dengan penuh kasih bahwa hari ini engkau akan memberi-Ku sedikit waktu untuk menyapa-Ku. 
        Aku sendiri bertanya-tanya, apakah salah Ku kepadamu? Rizki yang Aku limpahkan, kesehatan yang Aku berikan, harta yang Aku relakan, makanan yang Aku hidangkan, orangtua atau keluarga yang Aku rahmatkan? Apakah hal itu tidak membuatmu ingat kepada-Ku?
         Percayalah Aku selalu mengasihimu dan Aku tetap berharap suatu saat engkau akan menyapa-Ku, memohon perlindungan-Ku dan bersujud menghadap-Ku.


                                                                                                                                                      Tertanda,
                                                                                                              Yang selalu menyertaimu setiap saat,
                                                                                                                                    Tuhan Sang Pencipta.


Read More

Share Tweet Pin It +1

0 Comments

In Photography

Flower snapshoot + spider! :)

Ya pagi tadi gara-gara mati lampu secara tiba-tiba alias spontan aku langsung keluar buat hunting foto bagus yang ada di perumahan. Lumayan sebenernya objek-objeknya bagus, cuaca cerah juga yang mendukung aktifitas saya ini. Cuman halangannya karena (kebetulan) aku pakai baju hitam, jadinya kepanasan -_- Lupakan deh. Oh iya, kalo jelek maklum dulu lah ya soalnya juga aku kan belum terlalu handal dalam fotografi. Ini juga sebenernya cuman coba-coba. Hehe. Okay, here we go this is the snapshoot!






And the last!!! Spidey woaaah but i like this photos bytheway :3



That's all. Selesai haha kritik lewat twitter boleh sekali :3 Thanks!

Read More

Share Tweet Pin It +1

0 Comments

In About Me Life Moment

We're now at 8D!!!

Oke ternyata hari kenaikan pun berlalu. Aku dinyatakan naik ke kelas 8, atau boleh dibilang kelas 2 SMP. Masa-masa kelas 7 sudah terlewati. Umur 12 tahun pun sudah terlewati. Nilai-nilai cukup memuaskan terlewati walaupun tidak terlalu... yah tidak perlu dibicarakan. Aku bersama teman-teman kelas 7D Espeelsa naik kelas 100% dan kita semua akan berada di kelas 8D kedepannya. Terimakasih Tuhan. :)

Kami semua akan menghadapi tingkat di Sekolah Menengah Pertama yang lebih tinggi lagi. Doakan kami agar selalu sukses dalam bidang studi apapun yang kami pelajari agar kami lebih siap menghadapi kelas 9/kelas 3 SMP yang akan ditentukan oleh Ujian Nasional. Kami sungguh... sungguh benar-benar tidak menyangka bahwa 1 tahun yang kami lalui di kelas 7 berlalu sangat cepat. Tidak disangka.

Tapi,
Kami akan terus berjuang untuk masa-masa ke depan! ;)

Read More

Share Tweet Pin It +1

0 Comments

In quotes

Quote of the day.

"You're just you. You're not perfect because no one is perfect. You're beautiful because of your ways to show 'em, believe me." -sweetestdownfall-

Read More

Share Tweet Pin It +1

0 Comments

CLARAMELINA. Powered by Blogger.